Minggu, 27 November 2016

Unsur Intrinsik Novel "Dua Siluet Yang Berangkulan"

Unsur Intrinsik dari Novel "Dua Siluet yang Berangkulan":

  • Tema: Pertemuan dua saudara yang lama terpisah
  • Alur: Maju (Progresif)
  • Amanat: 
  1. Janganlah memutus tali persaudaraan, 
  2. Jangan menilai seseorang dari penampilan, 
  3. Bersikap Sopanlah dalam bertindak.
  • Latar:
  1. Tempat: Kursi Kasir Warnet, Warnet, depan pintu kamar
  2. Waktu: malam hari
  3. Suasana: hening, mengharukan
  • Sudut pandang: Orang ketiga serba tahu
  • Penokohan:
  1. Elektra: Baik, suka melamun/ termangu, tidak banyak bicara
  2. Mpret: acuh/ suka meremehkan orang lain
  3. Bong: suka menguntit, santai, tidak sopan, cuek, penampilan nyentrik
  • Bahasa: banyak menggunakan istilah asing atau daerah
  • Isi cerita: Bertemunya Mpret dengan saudaranya yaitu Bong, yang telah lama tak bertemu melalui lamunan Elektra

Sekian
Maaf, hanya bisa menuliskan unsur intrinsiknya, untuk ceritanya bisa mampir ke blog yg lain. 




TRAVEL WRITER

RESENSI BUKU
DARI HOBI MENJADI PROFESI
Oleh: Asti Muajizah

Judul Buku     : Travel Writer
Penulis            : Raden Yudasmoro Minasiani
Penerbit          : Metagraf, Solo
Tahun Terbit  : 2012
Tebal Buku     : XII, 204 halaman

Buku ini menggambarkan panduan menjalani sebuah profesi di dunia traveling, ya! Travel Writer, adalah seorang penulis perjalanan, jurnalis sekaligus fotografer, yang mampu mendedikasikan kemampuannya mengungkap cerita-cerita  tentang esensi dari sebuah perjalanan. Selain mengupas bagaimana survive menjadikan Travel Writer sebagai profesi utama, buku ini juga mengupas rahasia mengapa Travel Writer harus bersentuhan erat dengan dunia jurnalistik, fotografi, dan juga bisnis.

Profesi Travel Writer, sudah cukup lama digandrungi oleh para pelancong dari negara- negara Barat, di Indonesia sendiri profesi ini sudah mulai ada di era tahun 1980-an, dengan tokoh- tokohnya seperti Hok Tanzil, seorang profesor, dan Norman Edwin, seorang pendaki gunung, pecinta alam legendaris, & wartawan. Profesi Travel Writer tidak harus mengenyam pendidikan jurnalistik formal. Kebanyakan dari penulis jenis ini adalah freelance, sekadar melampiaskan hobi, ikut- ikutan lalu ketagihan, dan akhirnya menjadi profesi utama.

Buku ini menjelaskan secara detail pengetahuan tentang, apa itu Travel Writer? , mengenal jurnalistik, fotografi dan traveling, mengenal dan memulai travel writing, hingga contoh- contoh artikel tentang perjalanan, dan masalah apa saja yang dihadapi dalam menjalankan profesi sebagai seorang Travel Writer?.

Buku karya Raden Yudasmoro ini, juga mengajak para pembaca khususnya anak muda yang hobi backpacker-an untuk mulai menulis dan menjadi penulis perjalanan. Hal ini karena, kecintaan penulis pada dunia tulis- menulis membawanya pada keputusan untuk menjadi seorang freelance Travel Writer sepenuhnya, mulai tahun 2008 dan meninggalkan dunia restoran untuk selamanya. Dalam memaparkan tentang buku ini, penulis begitu blak- blakkan, sehingga para pembaca akan tersanjung. Kini penulis buku Travel Writer ini, aktif menulis di beberapa media cetak papan atas seperti Garuda Inflight, dan beberapa puluhan media cetak papan atas lainnya.

Kelemahan buku ini adalah dicetak di kertas buram, namun pada halaman 69-100 dicetak dengan kertas kualitas bagus, dan disertai gambar- gambar yang menarik. Sedangkan kelebihan dari buku ini adalah isinya sangat sederhana namun dijelaskan secara detail sehingga mudah untuk dipahami. Bahasa dalam buku ini, adalah bahasa baku, namun disertai dengan istilah asing dan penjelasannya yang berkaitan dengan dunia Travel Writer.

Singkatnya buku ini, bisa menjadi rujukan yang pas untuk anda yang berminat menjadi seorang Travel Writer. Buku ini juga cocok untuk anda yang ingin tahu lebih banyak tentang Travel Writer atau bagi anda yang ingin berkecimpung di dunia Travel Writer.

Minggu, 04 September 2016

Aksara Jawa lengkap

Aksara Jawa


Aksara Jawa berasal dari aksara Dewanagari yaitu dari India. Penulisan aksara jawa adalah miring kontinyu (tidak boleh putus), ditulis dari bawah, dan menggantung di garis buku apabila ditulis di buku bergaris. Serta ditulis berdasarkan dibaca apa kata tersebut? (cara membacanya), bukan penulisannya. Contoh ziarah, maka di tulis menggunakan aksara jawa menjadi ziyarah.
Berikut adalah penjelasan tentang aksara jawa:

Aksara Legena

Aksara legena inggih menika aksara ingkang dereng pikantuk sandhangan lan pasangan.
Aksara legena wonten 20, inggih menika: 
Ha Na Ca Ra Ka (ana utusan)
Da Ta Sa Wa La (padha pradondi / suwala / padudon)
Pa Dha Ja Ya Nya (padha kadigdayane)
Ma Ga Ba Tha Nga (dadi bathang)

Pasangan


Pasangan aksara jawa yang penulisannya berada di samping aksara legena adalah "Ha Sa Pa", berarti selain ke-3 huruf tersebut penulisannya di bawahnya. Sedangkan pasangan yang sama dengan aksara legena-nya adalah "Ra Ya Ga Nya". Fungsi dari pasangan sendiri adalah untuk menghilangkan atau memenggal huruf akhir aksara legena.

Sandhangan Swara



Sandhangan Panyigeg Wanda


Selain 7 sandhangan panyigeg wanda, di atas untuk cakra la menggunakan pasangan la, dan untuk cakra wa menggunakan pasangan wa. Sehingga sandhangan panyigeg wanda jumlahnya ada sembilan.

Aksara Murda

Fungsi aksara murda adalah sebagai huruf kapital konsonan aksara jawa. Misalnya, untuk penulisan nama orang, tempat, dan lain-lain. Jumlah aksara murda ada delapan.



Aksara Swara

Fungsinya adalah sebagai huruf kapital vokal penulisan nama orang, tempat dan lain- lain.


Aksara Rekan

Jumlah aksara rekan ada enam, yaitu:


Untuk Sy, cukup menggunakan aksara legena Sa ditambahkan 3 pangkat (seperti 5 aksara di atas) di atasnya.

Angka Jawa


Pepeling

Jumlahnya ada 6, yaitu:
  • Adeg-adeg ==> kangge miwiti nyerat.
  • Pada lingsa ==> kangge tanda koma ( , )
  • Pada lungsi ==> kangge tanda titik ( . )
  • Pada pangkat ==> kangge nyerat angka
  • Pada cerek ==> kangge nyerat aksara legena Re
  • Nya lelet ==> kangge nyerat aksara legena Le 
Pada pangkat 






Sekian, semoga bermanfaat...!!!

MATERI BAB 47-50 MINNA NIHON GO 2

Pola ke 1 Kt biasa + そうです。(kabarnya/katanya......)  Pola ini dipkai apabila ingin menyampikan sesuatu kpd org lain, dr suatu sumber. Biasany...